25 July 2014

The Probability of Miracles




Judul Buku: Promise
Diterjemahkan dari: The Probability of Miracles
Pengarang: Wendy Wunder (2011)
Penerjemah: Nur Cholis
Cetakan: 1, Maret 2014
Penerbit: teen@noura (Noura Books)






Campbell Maria Cooper (Cam) adalah seorang gadis remaja skeptis. Ia tidak percaya Tuhan, surga, Adam dan Hawa, dan semua aspek religiositas. Itulah sebabnya, ia menjadi manusia anti-harapan yang tidak memiliki pegangan setelah didiagnosis mengidap neuroblastoma.  Ketika kankernya bermetastasis dan dokter angkat tangan, sebenarnya -seperti yang dikatakan dokter- hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya. Sayangnya, sebagai remaja ateis, ia tidak percaya keajaiban itu ada. Yang tersisa baginya adalah sebuah daftar yang dibuatnya saat mengikuti perkemahan para gadis pengidap kanker. Daftar Flamingo, berisikan 11 hal yang ingin ia lakukan sebelum mati.

Alicia, ibunya, tidak bersikap pasrah dengan nasib putri sulungnya. Ia tidak akan membiarkan Cam mati, dan ia bertekad mencari keajaiban itu. Maka, Alicia membawa Cam dan Perry, adik tiri Cam yang juga perempuan meninggalkan Florida dan pergi ke Maine. Konon, di Maine, ada sebuah kota mistis bernama Promise yang memiliki kekuatan penyembuh. Tidak semua orang bisa mencapai Promise, dan hanya yang menemukan yang bisa merasakan keajaiban kota itu. Setidaknya, selama musim panas, Alicia memutuskan akan menetap di Promise.

Tidak mendapatkan hotel untuk menginap, Alicia menerima tawaran Asher, pemuda Promise yang bekerja di restoran bernama Pengepulan Lobster (Lobster Pound), untuk tinggal secara gratis di rumah kakeknya, Avalon By The Sea. Asher, sang pemuda tampan, sebenarnya menerima beasiswa untuk kuliah di luar Promise berkat prestasinya sebagai pemain sepak bola. Tapi Promise dan keajaibannya telah menahan langkahnya untuk pergi. Yang tertanam dalam benak Asher, keluar dari Promise berarti keberuntungannya akan berakhir. Kedua orangtuanya tewas dalam kecelakaan ketika meninggalkan Promise untuk berlibur ke Hawaii. Kakeknya yang berduka pergi dari Promise dan tidak pernah kembali lagi.

Meskipun sudah tertarik pada Cam sejak pertemuan pertama mereka -saat Cam masuk Pengepulan Lobster dan mengatakan hendak mengadopsi salah satu lobster, Asher tidak menunjukkan minat berlebih pada Cam. Ia memang sedang menjalin hubungan dengan perempuan yang jauh lebih tua dan matang daripadanya. Hubungan Cam dan Asher baru mulai berkembang menuju tahap serius setelah Lily, teman sesama pengidap kanker Cam yang tinggal di North Carolina, meninggal dunia. Keberadaan Asher di dekat Cam memberikan penghiburan bagi Cam. 

Pertanyaannya, benarkah Promise menyimpan keajaiban dan kekuatan penyembuh? Sebagai kota di tepi Samudra Atlantik yang dingin, Promise adalah sebuah tempat yang indah. Promise memiliki langit senja yang abadi (everlasting sunsets), perbukitan dengan dandelion berwarna ungu, dan pemandangan migrasi kawanan besar flamingo berwarna merah jambu yang cantik. Selain itu, di musim panas, pada bulan Juli, hujan salju turun di kota ini. Bukankah apa yang terjadi Promise ini merupakan keajaiban? Tentu saja. Kecuali, bagi Cam. Ia selalu berupaya mencari penjelasan logis bagi fenomena alam tersebut untuk menghindar ketimbang mengakuinya. Padahal, bagi Alicia dan Perry, keajaiban sesungguhnya memang sudah mulai terjadi semenjak mereka menjenguk ibu Alicia di Hoboken dalam perjalanan menuju Promise. Tweety -burung kenari piaraan Cam- hilang, tapi muncul lagi di Promise, tepat di rumah Asher.

The Probability of Miracles yang judulnya diubah Penerbit Noura Books (teen@noura) menjadi Promise adalah novel pertama Wendy Wunder. Ia mengutip kalimat dari Albert Einstein sebelum memulai kisahnya:

Hanya ada dua cara untuk menjalani hidupmu.
Yang pertama adalah seolah-olah tidak ada keajaiban.
Yang lainnya, seolah-olah segala sesuatu adalah keajaiban

Seperti dalam kutipan tersebut, novel ini memiliki dua jenis orang yaitu yang percaya dan yang tidak percaya adanya keajaiban. Tokoh utama novel, Cam, seperti yang sudah diuraikan sebelumnya, adalah orang jenis kedua. Dan sebagai orang yang tidak percaya adanya keajaiban, Cam bukanlah karakter yang menyenangkan dan dengan mudah dijadikan favorit. Selain keinginan agar Asher bisa meninggalkan Promise, nyaris semua isi benaknya tidak mengundang simpati. Belum lagi kekeraskepalaan dan kekurangjarannya yang bikin antipati. Bayangkan saja, ketika dipergoki seorang pastor hendak mencuri daun mapel ajaib di sebuah gereja di Hoboken, remaja bedebah ini memaki sang pastor dengan kata-kata: "Dasar bangsat! (You asshole!)" (hlm. 127). Penyebabnya hanya gara-gara pada saat yang sama ia menyadari Perry tidak bisa diandalkan menjaga Tweety.

Pada akhirnya, Promise tetap akan menjadi kota yang penuh keajaiban, tapi bukan untuk Cam. Satu-satunya harapan yang mekar dalam jiwanya yang bobrok adalah yang terkait dengan keselamatan Asher. Apa yang diharapkan Alicia dan Perry dimentahkan begitu saja. Tujuan utama kedatangan ke Promise melenceng jauh. Bukan keajaiban yang ditemukan Cam di sana, melainkan cinta dan tentu saja, hubungan badan dengan Asher. Dua hal yang bisa ia temukan tanpa pergi ke Promise.

Setelah membaca edisi Indonesia terbitan teen@noura, saya berkesimpulan, akan lebih baik novel ini tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Pertama, tentu saja, karena tidak ada hal baik yang bisa dipetik dari tokoh utama novel ini. Sejak awal hingga akhir karakter Cam tidak mengalami perkembangan, tetap saja ia menjadi ateis. Wendy Wunder -yang kemungkinan besar seorang ateis juga- tampaknya kebingungan mengembangkan karakternya. Kedua, adegan seks dihadirkan begitu saja dalam novel konsumsi pembaca remaja sungguh berlebihan. Seharusnya, seks yang dilakukan Cam sudah bisa diantisipasi sejak Bab Satu mengingat hal pertama dalam Daftar Flamingo-nya berbunyi: Lose my virginity at a keg party (yang dengan konyol diterjemahkan menjadi: Berduaan dengan cowok keren pada sebuah pesta). Entah kenapa, elemen penyakit di sini mesti dikombinasikan dengan seks. Seolah-olah kematian tidak akan ada harganya sebelum memiliki pengalaman seks. Ketiga, penerjemah tampaknya kerepotan menerjemahkan novel ini. Kalimat-kalimat yang merangkai adegan seks instan dan adegan ciuman disunat dan menjadi cukup satu kalimat saja. Ketika Cam berhubungan badan dengan Alec, aksi Alec diubah menjadi kalimat: ... hingga akhirnya Alec yang mengambil keputusan dan melakukan semuanya (hlm. 192). Demikian pula saat Asher dan Cam berciuman, aksi Asher cukup menjadi: Kemudian, Asher menciumnya dan mereka berdua tenggelam di dalamnya (hlm. 329). Dialog di antara Asher dan Cam di halaman 345 pun sudah mengalami pemangkasan.   

Juli 2014: Sick-lite


12 comments:

Dewi Aja said... Reply Comment

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

awdawd said... Reply Comment

trimakasih infonya...
sangat menarik dan bermanfaat..
salam sukses...

H2H Token listrik said... Reply Comment

buku yang berjudul Promise ni benar2 sangat menarik dan sangat bermanfaat sekali gan..
maksih atas informasinya gan.

Agen Pulsa Online said... Reply Comment

Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?

Distributor Pulsa said... Reply Comment

trimakasih infonya...
sangat menarik dan bermanfaat..
salam sukses...

Pengobatan Kolesterol Alami said... Reply Comment

informasi yang menarik. terima kasih ya ??

Pengobatan Batuk Berdarah Secara Alami said... Reply Comment

kerennnnn

Elisabeth Lie said... Reply Comment

baccarat online
baccarat online indonesia
casino online
casino online indonesia
live casino
live baccarat
live dealer
komisi rolling
judi online
live casino indonesia
komisi tanpa syarat

obat herbal rematik said... Reply Comment

trimakasih infonya...
sangat menarik dan bermanfaat..
salam sukses...
http://jamu-asam-urat.blogspot.com

Dewi Aja said... Reply Comment

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

Toko Buku said... Reply Comment

Dapatkan penghasilan tambahan dari website atau blog Anda dengan bergabung dengan Program Afiliasi dari salah satu toko buku online Indonesia.
Dengan mereferensikan pengunjung website/blog Anda ke Belbuk.com melalui klik pada link afiliasi, dan apabila pengunjung tersebut berbelanja buku di website kami, maka Anda akan mendapatkan komisi penjualan sebesar 5% dari dari total pembelian. Tidak hanya itu, anda akan mendapatkan komisi secara terus-menerus dalam setiap pembelanjaannya, selama pelanggan tersebut mengakses dari komputer yang menyimpan cookie yang telah mengandung kode afiliasi Anda.

Bergabung sekarang juga: http://www.belbuk.com/afiliasi

Terimakasih.

NONOTON FILM ONLINE said... Reply Comment

infonya sangat bermanfaat,,
maksih gan buat infonya

Post a Comment

Recommended Post Slide Out For Blogger
 

Blog Template by Blogger.com

Author: Jody Setiawan