07 June 2013

Hujan Bulan Juni



 














Hujan Bulan Juni
Sapardi Djoko Damono 


tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
 
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
 
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
                        

(Hujan Bulan Juni: 1989)

























Bukan Hujan Bulan Juni, Sapardi
Bernard Batubara

bukan hujan bulan juni yang membuat malam ini tabah, sapardi
melainkan ragu-ragu langkah kenangan menyusuri tepian baka usia

yang kuburannya telah basah oleh waktu
yang kuburannya telah basah oleh waktu

bukan kenangan bulan juni yang membuat hujan ini tabah, sapardi
melainkan sunyi baka usia melangkah menyusuri tepian kuburan waktu

yang telah malam dan berdetak ragu-ragu
yang telah malam dan berdetak ragu-ragu

bukan waktu bulan juni yang membuat baka usia ini tabah, sapardi
melainkan ragu-ragu rintik hujan menyusuri tepian kenangan lalu

redup di kuburanmu
redup di kuburanku

(Bisikan Busuk: 2013)
 


0 comments:

Post a Comment

Recommended Post Slide Out For Blogger
 

Blog Template by Blogger.com

Author: Jody Setiawan