17 May 2013

The Great Gatsby




Baca & Posting Bersama BBI: The Great Gatsby



Judul Buku: The Great Gatsby
Pengarang: F. Scott Fitzgerald (1925)
Penerjemah: Sri Noor Verawaty
Tebal: 286 halaman
Cetakan: 1, Oktober 2010
Penerbit: Serambi          






Berlatar musim panas ekstrim pada tahun 1922, kisah dalam The Great Gatsby berporos pada kehidupan seorang laki-laki yang dikenal sebagai Jay Gatsby. Setelah masa-masa Perang Dunia I berlalu, masyarakat Amerika tengah menikmati kemakmuran yang disebabkan oleh meningkatnya perekonomian negara itu. Banyak bermunculan orang kaya baru yang antara lain mendapatkan keuntungan dari penyelundupan dan penjualan alkohol. Saat itu, alkohol dilarang dijual dan dikonsumsi sebagaimana yang diamanatkan dalam Amandemen ke-18 Konstitusi Amerika Serikat yang diberlakukan pada 16 Januari 1920 dan Volstead Act  yang disahkan pada 28 Oktober 1919. 

Jay Gatsby adalah seorang laki-laki flamboyan -ia bahkan tidak rikuh mengenakan setelan warna merah muda- yang misterius. Ia mengadakan pesta setiap malam Minggu di mansion-nya. Katering didatangkan untuk menyediakan makanan dan orkestra lengkap dihadirkan. Ratusan tamu berdatangan, sebagian besar tidak dikenal dan mengenal Gatsby. Banyak spekulasi mengenai Gatsby yang muncul dalam perbincangan para tamu. Bahwa ia pernah membunuh orang, pernah menjadi mata-mata Jerman, atau berasal dari Oxford dan pernah kuliah di sana. 

Nick Carraway, narator novel ini, adalah veteran Perang Dunia I dan merupakan lulusan Universitas Yale. Pada tahun 1922, ia meninggalkan Middle Western dan pergi ke New Yok untuk bekerja sebagai pialang saham. Nick yang sangat tidak nyaman dengan gaya hidup hedonisme dan dekadensi moral yang berkembang saat itu menyewa tempat tinggal di pinggiran New York, di sebuah bungalo tua di West Egg, Long Island. Di sebelah kanan bungalonya, terdapat sebuah mansion megah, milik dari Jay Gatsby. 

Nick mengenal Gatsby untuk pertama kalinya sebagai seorang laki-laki pembohong yang kurang pintar. Gatsby mengaku berasal dari keluarga kaya di Middle West -dan katanya tinggal di San Fransisco padahal kota ini terletak di West Coast, pernah belajar di Oxford seperti semua nenek moyangnya, dan setelah semua keluarganya meninggal, ia pun menjelma seorang jutawan. Menurut Gatsby, dengan kekayaannya ia sempat hidup dalam kemewahan di kota-kota Eropa seperti Paris, Venesia, dan Roma. Untuk kiprahnya di Angkatan Darat, ia mendapatkan Orderi di Danilo dari negara kecil Montenegro di Laut Adriatik -yang sungguh sulit dipercaya. 

Setelah mengenal Gatsby lebih dekat, Nick menemukan sesosok laki-laki bernama asli James Gatz dari North Dakota yang mengubah nama dan hidupnya yang miskin setelah bertemu dengan seorang pemilik yacht di Lake Superior. Bahkan kemudian, ia akan mengetahui juga cara Gatsby memperoleh kekayaannya. 

Dipisahkan oleh sebuah teluk dari West Egg terdapat sebuah tempat bernama East Wegg. Di sana tinggal kenalan dari masa lalu Nick. Tom Buchanan, pemain football yang dikenalnya semasa kuliah di Yale, seorang laki-laki congkak dari keluarga kaya di Chicago yang menikahi Daisy, sepupu Nick. Dari Jordan Baker, pemain golf yang menjadi pacar Nick dalam masa yang singkat, Nick mengetahui bahwa meski sudah terikat pernikahan dengan Daisy dan mempunyai seorang anak perempuan, Tom melakukan petualangan seks ekstramarital. Tom bahkan menjadikan Myrtle Wilson, istri dari kenalannya, George Wilson -seorang pemilik bengkel mobil, sebagai gundiknya. Demi tetap berselingkuh dan tetap menjadi suami Daisy, Tom berbohong pada Myrtle bahwa hambatan mereka adalah Daisy yang beragama Katolik dan tidak percaya perceraian. Padahal sebenarnya Daisy tidak menganut agama Katolik.

Ternyata, Daisy adalah mantan kekasih Jay Gatsby. Mereka berpisah lima tahun sebelumnya. Saat itu, Gatsby masih seorang pemuda miskin yang tidak bisa mengimbangi Daisy yang berasal dari keluarga kaya. Setelah berhasil mengubah hidupnya, menjadi seorang laki-laki kaya, Gatsby berkeinginan mengulangi masa lalu mereka dan memperbaiki kerusakan yang disebabkannya. Ia membeli mansion di West Egg untuk mendekatkan dirinya dengan Daisy dan mengadakan pesta di rumahnya dengan harapan suatu hari Daisy akan menjadi tamunya. Harapannya memang terwujud karena akhirnya atas bantuan Nick ia bisa bertemu Daisy dan melihat perempuan itu hadir di pesta yang diadakannya. 
















Daisy dan Gatsby berdansa...aku belum pernah melihat Gatsby berdansa sebelumnya (hlm. 163)


Apakah mereka bisa mengulangi romansa yang terjadi di masa lalu? Tom bukanlah suami yang layak dicintai karena ia bahkan berselingkuh ketika Daisy baru melahirkan anak perempuannya. Gatsby adalah seorang laki-laki romantis yang masih mengawetkan cintanya dan siap membahagiakan Daisy. Tidak terlalu sukar bagi Daisy untuk meninggalkan suaminya dan pergi bersama mantan kekasihnya. Tapi, mengetahui ada laki-laki lain yang mencintai istrinya dan direspons secara positif serta tanpa tedeng aling-aling, egoisme Tom terpancing dan meledakkan kecemburuan. Apa yang akan dilakukannya untuk mencegah Daisy meninggalkannya? Seluk-beluk kehidupan Gatsby, itulah yang diselidikinya untuk menjatuhkan karisma Gatsby di hadapan Daisy. 

Menuju ke inti persoalan, The Great Gatsby karya pengarang bernama lengkap Francis Scott Key Fitzgerald, sesungguhnya adalah novel tentang cinta. Memang bukan novel romansa yang memanfaatkan percintaan secara habis-habisan, tapi cintalah yang menggerakkan karakter yang namanya dijadikan judul novel ini. Karena cintalah Nick Carraway mengenal Gatsby dan menjadikannya fokus penceritaan. Karena cinta pula Gatsby bertindak laksana seorang pahlawan yang memerisai kehidupan Daisy. Cinta harus dibayarnya dengan harga yang sangat mahal. Tidak salah kalau novel yang sudah menjadi klasik ini disematkan slogan: Classic Love Story. 

Latar belakang masa-masa setelah Perang Dunia I yang disebut Era Jazz ini bukanlah sesuatu yang aneh atau luar biasa. Fitzgerald memang menulis sesuai zamannya dan hal yang sangat wajar kalau ia mengusung apa yang diakrabi para pembacanya masa itu. Bermunculannya orang-orang kaya baru yang mendapatkan kekayaan dengan jalan melanggar hukum, dekadensi moral, dan gaya hidup hedonisme adalah warna-warna kehidupan Amerika setelah kekacauan yang ditimbulkan Perang Dunia I.

Kisah dalam novel ini berakhir menjadi tragedi yang meluluhlantakkan keinginan sang narator untuk menunjukkan eksistensinya di New York. Sebuah kecelakaan terjadi, mencetuskan kebohongan dan kepengecutan, meletuskan praduga, dan mengorbankan orang yang tidak bersalah. 

Dalam kondisi tidak menguntungkan, terkadang seseorang menunjukkan kebesarannya. Itulah yang terjadi dalam hidup Jay Gatsby. Konsekuensi yang mesti dihadapinya di penghujung novel -dan sayangnya tidak diantisipasinya- adalah perpanjangan dari keyakinan seorang pahlawan cinta. Mungkin itulah sebabnya Maxwell Perkins, editor novel versi bahasa Inggris, bersikukuh melekatkan The Great Gatsby sebagai judul novel meskipun Fitzgerald berulang kali mengubahnya. 

Satu hal yang mengganjal selama membaca novel ini adalah keberadaan Daisy Buchanan. Ia adalah tokoh utama kisah percintaan dan pemicu problematika mematikan dalam novel ini. Tapi kehadirannya terasa bagai bayang-bayang. Nick Carraway yang dipercaya para tokoh untuk menampung kisah mereka tidak pernah mendapatkan informasi mengenai Daisy dan kisah cintanya langsung dari perempuan ini.  

The Great Gatsby diterbitkan pertama kali pada 10 April 1925 dan tidak segera menjadi novel populer. Selama sisa hidup sang pengarang (Fitzgerald meninggal pada 21 Desember 1940 karena serangan jantung), novel ini hanya terjual kurang dari 25 ribu kopi. Setelah terlupakan sampai Perang Dunia II, The Great Gatsby mencapai kesuksesannya ketika diterbitkan kembali pada tahun 1945 dan 1953, bahkan kemudian dinobatkan menjadi satu dari Great American Novel. The Great Gatsby telah diadaptasi ke dalam film sebanyak lima kali. Adaptasi kelima yang dirilis pada 10 Mei 2013 disutradarai oleh Baz Luhrmann dan mendapuk Leonardo DiCaprio sebagai Jay Gatsby, Tobey Maguire sebagai Nick Carraway, dan Carey Mulligan sebagai Daisy Buchanan. 






F. Scott Fitzgerald (1896-1940) adalah pengarang novel dan cerita pendek yang dikenal sebagai salah satu penulis Amerika terbesar abad ke-20. Selain The Great Gatsby yang disebut-sebut sebagai magnum opus-nya, dalam karier kepengarangannya, ia telah menerbitkan tiga novel lain yaitu This Side of Paradise (1920), The Beautiful and Damned (1922), dan Tender is the Night (1934). Novelnya yang tidak selesai, The Last Tycoon, diterbitkan setelah ia meninggal (tahun 1941) dengan judul The Love of the Last Tycoon.

4 comments:

Anonymous said... Reply Comment

nyari novel ini dimana yaa??

Anonymous said... Reply Comment

gramedia ada kok

Abi soni said... Reply Comment

mohon infonya donk ? sya bisa beli bukunya dimana yang pasti ?

fhuda ajjah said... Reply Comment

@Anonymous:yg terjemahan ada?

Post a Comment

Recommended Post Slide Out For Blogger
 

Blog Template by Blogger.com

Author: Jody Setiawan